Pendekatan Etis-Teologis Pendidikan Agama Kristen

Dalam Mencegah Hubungan Tanpa Status Sebagai Krisis Relasional

Keywords: Generasi Muda Kristen, Hubungan Tanpa Status, Krisis Relasional, Pendidikan Agama Kristen

Abstract

Artikel ini menemukan bahwa fenomena Hubungan Tanpa Status atau disebut sebagai “HTS” dewasa ini telah mencerminkan krisis relasional di tengah generasi remaja dan pemuda Kristen pada masa kini. Fenomena ini ditandai oleh hubungan yang tidak memiliki komitmen dan bahkan menghindarinya. Ia juga memiliki tanggung jawab yang bersifat ambigu dan mereduksi relasi manusia menjadi sekadar gratifikasi emosional secara temporer. Hubungan seperti ini secara langsung bertentangan dengan prinsip komitmen dalam hubungan manusia (bnd. Kej. 2:24 & 1 Kor. 13:4-7). Melalui studi literatur dengan pendekatan teologis-etis, artikel ini menyelidiki peran yang dimiliki dan dijalankan oleh PAK (Pendidikan Agama Kristen) dalam merespon fenomena tersebut sebagai suatu krisis relasional yang relevan dalam konteks generasi muda Kristen pada masa kini. Artikel ini menemukan bahwa PAK merespon HTS di tengah generasi muda Kristen sebagai krisis relasional dengan cara membangun fondasi teologis-etis untuk mencegahnya.

References

Aryadi, Keshia Aurell, Cindy Aurellia Budiono, Stefanie Aurelia, Jessica Gunawan, Alexander Immanuel Harjanto, Candra Giga Kharisma, Cicilia Larasati Rembulan, Mopheta Audiola Dorkas, & Putri Ayu Puspieta “Persepsi Emerging Adulthood Tentang Hubungan Tanpa Status (HTS).” EXPERIENTIA: Jurnal Psikologi Indonesia 12, no. 2 (2024): 148–167.
https://doi.org/10.33508/exp.v12i2.5589.
Bouway, Kornelia, dan Nelcy Mbelanggedo, “Pendekatan Holistik pada Kompetensi Guru PAK: Menyeimbangkan Aspek Teologis, Pedagogis, dan Sosial.” Imitatio Christo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 2 (2025): 174–192. https://doi.org/10.63536/imitatiochristo.v1i2.13.
Dei Hattu, Justitia Vox. “Keterkaitan Pendidikan Kristiani di Sekolah dan Gereja.” Indonesian Journal of Theology 7, no. 1 (2019): 25–45.
https://doi.org/10.46567/ijt.v7i1.4.
Erber, R, dan M. W. Erber, Intimate Relationships: Issues, Theories, and Research. Taylor & Francis, 2024.
Fatu, Sergi, Sutrisno, dan Novida Dwici Yuanri Manik, “Dampak Pergaulan Bebas di Kalangan Pelajar.” SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. 1 (2022): 103–116. https://doi.org/10.46362/servire.v2i1.97.
Fauubun, Margaretha Sara, Daud Manno, dan Jonar Situmorang, “Etika Kekristenan yang Berakar dalam Kasih: Analisis Teologi Sistematis Efesus 4: 1-32.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 7, no. 2 (2025): 211–228.
https://doi.org/10.47167/7vj95919.
Goldin, Claudia. Career and Family: Women’s Century-Long Journey toward Equity. Princeton: Princeton University Press, 2021.
Halawa, Agnes Monica, dan Remegises Danial Yohanis Pandie, “Manusia Baru Bagi Remaja Kristen Berdasarkan Kolose 3: 5-17 dan Implikasinya bagi Pendidik Kristen.” Edukris: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 1, no. 01 (2025): 16–34. https://doi.org/10.54793/ek.v1i01.180.
Handayani, Lilis, Dwi Ardisa Lestari, Prita Nirmala, dan Rauly Sijabat, “Persepsi Sosial pada Hubungan Tanpa Status di Kalangan Remaja.” Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research 2, no. 1b (2025): 2228–2234. https://doi.org/10.55606/corammundo.v3i2.23.
Hendardi, R. K. Gen Z Terjebak HTS “Bukan Pacar, Tapi Lebih Dari Teman". Jakarta: Bukunesia, 2025.
Ilyana, Alifah, dan Faksi Triana Al Hamidy, “Interaksi Hubungan Tanpa Status Antara Lawan Jenis Pada Mahasiswa Fisip UPN Veteran Yogyakarata.” Sadharananikarana: Jurnal Ilmiah Komunikasi Hindu 6, no. 1 (2024): 13–25.
https://doi.org/10.53977/sadharananikarana.v6i1.1759.
Intarti, Esther Rela. “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Konselor Pastoral dalam Pendampingan Pacaran di Kalangan Remaja.” Jurnal Dinamika Pendidikan 16, no. 2 (2023): 201–209.
https://doi.org/https://doi.org/10.51212/jdp.v16i2.205.
Jundiyana, Haniyah, dan Rakhmaditya Dewi Noorizki, “Kelekatan di Masa Dewasa Awal pada Individu yang Menjalin Hubungan Tanpa Komitmen.” Flourishing Journal 4, no. 1 (2024): 21–30.
https://doi.org/10.17977/10.17977/um070v4i42024p21-30
Laoli, Meniria, Leo Swastani Zai, Elieser R. Marampa, Indraldo Undras, dan STT Ekumene, “Moderasi Beragama: Upaya Guru Pendidikan Agama Kristen Mencegah Sikap Intoleran pada Remaja.” Vox Dei: Jurnal Teologi Dan Pastoral 4 (2023): 99–111. https://doi.org/10.46408/vxd.v4i1.232.
Makamban, Ray, Nehemia, dan Priyanti Lama, “Peran Pendidikan Agama Kristen Dewasa dalam Mencegah Terjadinya Bunuh Diri di Kalangan Orang Dewasa Kristen.” Jurnal Inovasi Global 2, no. 5 (2024): 552–559.
https://doi.org/10.58344/jig.v2i5.99.
Niftrik, Gerrit Cornelis van, dan Bernard Johan Boland, Dogmatika Masa Kini. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.
Opur, Elsheca Patiman, dan Kristiani. “Gaya Berpacaran Dalam Perspektif Etis Teologi Dan Iman Kristen.” GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies 4, no. 2 (2025): 50–58.
https://grafta.stbi.ac.id/index.php/GRAFTA/article/view/80.
Peters, Michael A. Encyclopedia of Teacher Education. Singapore: Springer Nature Singapore, 2022.
Putra, Yeremia Yordani, dan Yohanes Krismantyo Susanta, “Menyuarakan Teologi Tubuh dalam Budaya Pornografi.” Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat 8, no. 2 (2021): 159–176. https://doi.org/10.33550/sd.v8i2.263.
Rini, Wahju Astjarjo, Nusriwan Chrismanto Soinbala, dan Yonatan Alex Arifianto, “Efektivitas Kepemimpinan Kristen yang Berintegritas: Sebuah Perspektif Etis-Teologis.” Jurnal Teruna Bhakti 7, no. 1 (2024): 39–49.
https://doi.org/10.47131/jtb.v7i1.209.
Santo, Joseph Christ, Joko Sembodo, Asih Rachmani Endang Sumiwi, dan Mariani Harmadi. “Spiritualitas dalam Peribadahan Kristen bagi Keharmonisan Umat: Refleksi Efesus 5: 18-21.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika 4, no. 2 (2021): 280–97. https://doi.org/10.34081/fidei.v4i2.277.
Saputra, Tjendanawangi, dan Serdianus Serdianus. “Pelayanan Yesus Sebagai Teladan Kepemimpinan Transformatif Pendidikan Agama Kristen.” BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 3, no. 2 (2022): 252–273.
https://doi.org/10.46558/bonafide.v3i2.125.
Saragih, Jan Christian Wismar, dan Joshua Tobias Velusiando Hezron Tarihoran, “SUMBANGSIH PEMIKIRAN DALAM KONTEKS GKPS.” The Way: Jurnal Teologi dan Kependidikan 11, no. 1 (2025): 130–46.
https://doi.org/10.54793/teologi-dan-kependidikan.v11i1.186
Sihombing, Adi Rahmat, dan Ayu Nopita Sigalingging, “Peranan PAK Pemuda Dalam Pengembangan Perilaku Pacaran Kristiani.” Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 3, no. 2 (2024): 1260–1271.
https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1009.
Simorangkir, Beriana. Meryantje Anabokay, dan Joni Sirenden, “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Mengantisipasi Pergaulan Bebas di Kalangan Peserta Didik di SMA Shalom Bengkayang.” Coram Mundo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 2 (2021): 53–58.
https://doi.org/10.33550/sd.v8i2.263.
Waruwu, Elfin Warnius, dan Dewita Agresia, “Menjalani Cinta yang Berlandaskan Kristus: Panduan Alkitabiah untuk Mencari Pasangan Hidup di Era Kontemporer.” Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese dan Pastoral 3, no. 1 (2024): 188–201. https://doi.org/10.55606/lumen.v3i1.341.
Yamaguchi, Mana, Adam Smith, dan Yohsuke Ohtsubo “Commitment Signals in Friendship and Romantic Relationships.” Evolution and Human Behavior 36, no. 6 (2015): 467–474. https://doi.org/10.1016/j.evolhumbehav.2015.05.002.
CROSSMARK
Published
2025-08-15
DIMENSIONS
How to Cite
Saragih, Jan Christian Wismar, and Maria Juniansi Vania Pakpahan. 2025. “Pendekatan Etis-Teologis Pendidikan Agama Kristen: Dalam Mencegah Hubungan Tanpa Status Sebagai Krisis Relasional”. Edukris: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 1 (02), 204-24. https://doi.org/10.54793/edukris.v1i02.271.
Section
Articles